Press "Enter" to skip to content

Tahukah Kamu Apa Saja Pengorbanan yang Dilakukan Ayah Demi Dirimu?

pengorbanan ayah

Di antara kedua orang tua kita yang membesarkan kita. Ibulah yang paling sering kita perhatikan karena interaksi antara ibu dan anak lebih kuat daripada interaksi ayah dan anak. Jadi wajar saja jika pengorbanan ayah sering kita abaikan. Padahal kasih sayang seorang ayah tidak kalah besar dengan kasih sayang ibu. Meskipun caranya menunjukkan kasih sayang lebih banyak berada di balik layar alias tidak tampak di mata kita sebagai anak. Contohnya saja seperti di bawah ini:

Lembur demi menambah penghasilan

Tugas seorang ayah adalah mencukupi kebutuhan keluarganya terutama kebutuhan anak-anaknya. Seorang ayah yang baik akan berusaha menyekolahkan anaknya hingga ke jenjang pendidikan tertinggi. Meskipun anaknya meminta kuliah di perantauan atau di perguruan tinggi yang biayanya mahal. Seorang ayah tidak akan mengatakan “tidak” bahkan akan mendukung anaknya sepenuh hati. Apapun permintaan anak akan diusahakannya sebisa mungkin walaupun harus sering lembur atau mencari pekerjaan tambahan. Sayangnya kebanyakan anak tidak bisa melihat pengorbanan ayah ini. Malah sering kali mereka mengeluh karena ayah jarang berada di rumah padahal ayahnya sedang berusaha mencari penghasilan tambahan.

Tidak pernah mengeluh sakit

Orang tua tidak akan pernah mengeluh sakit di hadapan anak-anaknya karena mereka tidak ingin anak-anaknya menjadi khawatir. Terlebih lagi bagi ayah. Sebagai kepala keluarga sudah menjadi kewajiban dan tanggung jawabnya mencari uang untuk kebutuhan rumah tangganya. Jika ia mengeluh sakit dan disuruh istirahat di rumah bagaimana istri dan anak-anaknya bisa makan. Belum lagi keluarganya akan terus khawatir akan kondisinya. Itulah sebabnya ayah tidak pernah mengeluh sakit pada anggota keluarganya yang lain.

Mencari pinjaman sana sini

Tidak semua ayah bisa mendapatkan pekerjaan dengan penghasilan yang memadai. Kalaupun mendapat penghasilan sesuai UMR, belum tentu ada uang tersisa untuk ditabung. Anak sering kali merongrong ini itu pada orang tua meskipun barang yang diinginkan bukanlah kebutuhan yang mendesak. Orang tua tentu tidak tega melihat anaknya bersedih karena keinginannya yang tidak terpenuhi. Ayah akan berusaha dua kali lebih keras untuk mencari uang tambahan. Jika usahanya ini tidak cukup, maka ayah tidak akan sungkan-sungkan mencari pinjaman di sana sini. Ayah akan melepas atribut gengsi dan topeng malu demi mendapatkan dana yang bisa memenuhi permintaan anak. Apa kamu tega meminta jika kamu tahu kalau ayahmu memohon pinjaman dari orang lain demi keinginanmu?

Rela kehujanan demi anak

Tidak semua keluarga memiliki barang mewah seperti mobil. Banyak keluarga yang hanya memiliki satu motor sebagai alat transportasi. Motor inilah yang dipakai ayah untuk mengantar dan menjemput anaknya ke sekolah. Pada saat hujan lebat turun, ayah sering kali merelakan jas hujannya dipakai anak karena mereka tidak ingin anaknya jadi sakit karena kehujanan atau pakaian dan peralatan sekolahnya jadi basah kuyup. Padahal dirinya sendiri pun sama-sama berisiko jadi sakit karena kehujanan. Ia tidak peduli akan hal itu. Inilah salah satu bukti kasih sayang ayah pada anaknya.

Segala kebutuhannya dinomorduakan

Prinsip seorang ayah adalah selama kebutuhan anak belum terpenuhi maka ia tidak akan memenuhi kebutuhannya sendiri. Itulah sebabnya kamu melihat kenapa baju ayahmu itu-itu saja atau kenapa ia masih pakai sepatu yang sudah usang solnya. Ia lebih mementingkan uang yang dimilikinya dipakai untuk membeli segala keperluanmu daripada dihabiskannya sendiri.

Melihat semua pengorbanan ayah ini, masihkah tegakah kamu merongrong-rongrong tidak jelas padanya? Masih tegakah kamu membangkang dan menyakiti hatinya? Dan masih tegakah kamu mengabaikan kasih sayangnya?

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: