Press "Enter" to skip to content

Mencicipi Lezatnya Menjadi Food Blogger

food blog
Designed by zirconicusso / Freepik

Seiring dengan berkembangnya dunia internet, media daring pun semakin berkembang pesat. Semua orang bisa mengekspresikan ide, pemikiran dan pendapatnya pada berbagai platform media daring seperti blog. Secara umum, blog adalah suatu media yang memungkinkan para penggunanya atau disebut blogger memiliki website sendiri dan menuliskan apa yang diinginkan, mirip seperti buku harian. Sekarang ini blog tidak hanya digunakan untuk berbagi cerita. Namun memiliki fungsi lain sebagai media menyampaikan berbagai informasi kepada orang lain yang membacanya.

Menjadi Food Blogger Sukses

Memulai sebuah blog tidaklah sulit, yang Anda butuhkan hanya alamat surat elektronik aktif dan konsep blog yang ingin dibuat. Banyak sekali penyedia layanan blog gratis yang dapat dimanfaatkan seperti Blogger atau Blogspot, WordPress, Mywapblog, Tumblr, Blog.com, Medium, dan Blogdetik.com.

Lakukan proses pendaftaran di salah satu penyedia layanan tersebut dengan mengisi formulir data pribadi dan tunggu surel aktivasi blog Anda. Setelah aktivasi selesai, barulah atur dan isi blog sesuai keinginan kita. Ada banyak konsep blog yang dapat kita gunakan, salah satunya tentang kuliner. Mengulas tentang kuliner, khususnya kuliner Indonesia memang tidak ada habisnya. Oleh karena itu menjadi food blogger bisa menjadi alternatif kegiatan yang menyenangkan sekaligus lezat rasanya.

Sebuah Food Blog tidak dinilai dari mahalnya harga makanan yang diulas tapi dinilai dari menariknya cara mengulas sebuah makanan yang meski sederhana menjadi makanan yang menggiurkan untuk dicicipi siapa saja yang membacanya. Para penikmat food blog biasanya juga menyukai foto-foto makanan yang diunggah penulisnya. Sehingga blogger pun harus kreatif dalam menata makanan yang akan diulas dalam blog.

Jadi ada dua faktor yang menentukan kesuksesan sebuah Food Blog yaitu ulasan dan foto yang menarik. Ulasan kuliner yang menarik selalu mengedepankan keunikannya dan melezatkan rasanya. Foto sebuah hidangan selalu diambil dari sudut yang tepat hingga membuat air liur para pembacanya menetes, ingin cepat mencicipi hidangan tersebut.

Menjadi Food Blogger dengan Biaya yang Rendah

Terkadang biaya menjadi salah satu kendala bagi Food Blogger yang tidak punya banyak uang. Namun hal tersebut bisa diatasi dengan dua cara yaitu memasak hidangan sendiri dan menawarkan jasa endorse pada pemilik jasa kuliner. Memasak hidangan sendiri selain lebih murah harganya, juga dapat menjadi kegiatan menyenangkan.

Para blogger bisa berbelanja bahan-bahan makanan di pasar tradisional dengan harga jauh lebih murah dan memasak di dapur rumah sendiri. Tampilan dan rasa hidangan pun dapat dapat disesuaikan dengan selera pribadi tanpa mengurangi nilai hidangan aslinya. Blogger pun dapat mengulas hidangan tersebut lebih baik dan bahkan dapat berbagi resep serta trik cara memasaknya.

Cara kedua adalah dengan menawarkan jasa endorse pada pemilik jasa kuliner yang ingin hidangannya dipromosikan melalui blog. Untuk menggunakan cara ini, blogger harus memastikan bahwa Food Blog miliknya memang sudah memiliki penggemar yang selalu membaca dan menikmati ulasan yang unggah. Semakin banyak pembaca dan penggemar suatu blog menandakan bahwa blog tersebut layak dijadikan sebagai media iklan atau promosi suatu produk, termasuk produk kuliner. Melalui jasa endorse, pemilik kuliner mengijinkan blogger untuk membuat ulasan menarik tentang hidangannya, gratis tanpa membayar. Jadi para blogger bisa menikmati hidangan gratis sepuasnya dan pemilik kuliner mendapat promosi bagus atas hidangannya.

Jika Anda tertarik untuk menjadi blogger dan juga hobi memasak apalagi makan. Mungkin Anda bisa mencoba menjadi seorang Food Blogger sebagai profesi Anda. Tertarik?

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: