Press "Enter" to skip to content

Lima Standar Kalau Blog Disukai Visitornya

Lima Standar Blog Disukai Visitor
rawpixel.com

Era digital memang memudahkan siapa saja untuk berbagi pengalaman dan informasi kepada banyak orang dengan menggunakan berbagai media, dan salah satunya adalah blog. Bahkan sekarang blog dijadikan sarana untuk menghasilkan pundi-pundi uang, jadi tidak heran kalau semakin lama semakin banyak blogger baru. Walaupun menulis blog, tidak memulu soal uang tetapi blogger tetap bisa bertahan karena adanya netizen yang menyukai tulisannya. Jadi mengetahui apakah blog Anda itu disukai atau tidak oleh nitizen menjadi hal yang sangat penting. Nah buat kamu blogger yang ingin mengetahuinya, bisa menggunakan lima standar di bawah ini.

Returning Visitors

Pertama, blogger bisa mengetahui blognya disukai atau tidak melalui returning visitors. Returning visitors  adalah pengunjung blog yang melakukan kunjungan kembali. Jadi ketika Anda posting sebuah tulisan baru di blog, visitor yang baru pertama kali datang, maka akan datang lagi untuk membaca tulisanmu dan begitu seterusnya. Untuk mengetahuinya Anda memerlukan tools yang bisa mengukur kedatangan pengunjung berupa Google Analytics. Google Analytics bisa Anda instal pada blog Anda untuk melihat returning visitor di blog Anda.

Average Visit Duration and Bounce Rate

Kedua, blogger bisa mengetahui blognya disukai atau tidak melalui dengan mengetahui Average Visit Duration and Bounce Rate.  Average visit duration adalah durasi waktu yang dihabiskan oleh visitor untuk satu sesi berkunjung, dan umumnya satu sesi sama dengan 30 menit. Sedangkan  bounce rate adalah persentase total dari visitor yang berkunjung hanya untuk satu halaman di blog Anda kemudian ia pergi meninggalkan blog Anda.

Lalu apa kegunaan keduanya? Tentu untuk mengukur kebiasaan visitor blog Anda. Jadi semakin lama durasi yang dihabisakan visitor di blog Anda (average visit duration), tentu blog Anda dinilai positif karena visitor mau berlama-lama di blog Anda untuk mengetahui apa saja isi blog Anda.

Kemudian semakin rendah  persentase visitor yang datang hanya untuk membaca satu tulisan baru di halaman blog Anda (bounce rate), maka visitor menilai blog Anda baik. Untuk mengetahuinya Anda memerlukan tools yang bisa mengukur kebisaan pengunjung berupa Google Analytics. Google Analytics bisa Anda instal pada blog Anda untuk mengetahui average visit duration and bounce rate di blog Anda.

Baca juga: Tips Jitu Optimasi Trafik Website dengan SEO

Comment

Ketiga, blogger bisa mengetahui blognya disukai atau tidak melalui komentar visitor. Komentar memang menjadi terbaik untuk mengetahui respon visitor terhadap postingan di blog Anda. Tidak hanya itu, komentar juga menjadi tolak ukur kalau visitor sudah membaca postingan di blog sampai habis. Jadi semakin banyak komentar yang dibuat visitor, artinya postingan di blog Anda disukai karena dinilai bermanfaat dimata visitor blog Anda.

Tapi yang perlu diingat komentar yang diberikan visitor harus berkaitan dengan isi postingan di blog Anda, bukan hal lainnya yang tidak ada hubungannya dengan isi postingan di atasnya. Jadi komentar yang berisi promosi, spam bahkan backlink dari seseorang yang ingin agar blognya dikunjungi visitor Anda, tidak dihitung sebagai komentar yang dijadikan tolak ukur kesuksesan suatu blog.

Backlink

Keempat, blogger bisa mengetahui blognya disukai atau tidak melalui backlink. Backlink adalah link dari situs lain yang mengarah ke blog Anda agar search engine menempatkan blog Anda di pencarian teratas atau setidaknya mendapatkan perhatian khusus. Backlink ini bisa dilakukan orang yang Anda kenal maupun tidak, dengan berbagai cara seperti bertukan link via forum diskusi.

Tidak hanya backlink, share postingan blog oleh visitor melalui media sosial juga menunjukkan kalau blog Anda disenangi. Bahkan jika ada visitor yang merekomendasikan blog Anda tentu itu menjadi pertanda kalau blog Anda disukai netizen.

Subscriber

Kelima, blogger bisa mengetahui blognya disukai atau tidak melalui subscriber. Subscriber adalah orang yang mendaftarkan email-nya agar berlangganan dan juga mengikuti blog Anda. Sederhananya subscriber mirip seperti follower di media sosial, tapi istilah yang digunakan pada blog adalah subscriber karena mereka menjadi pelanggan artikel di blog Anda. Untuk memperoleh subscriber yang banyak, tentu blogger harus membuat artikel yang orisinal, dan bermanfaat bagi banyak orang. Barulah visitor akan mau mendaftarkan email-nya agar menjadi subscriber blog Anda.

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: