Press "Enter" to skip to content

6 Jenis Permainan Aman untuk Ibu Hamil dan Melahirkan

permainan ibu hamil dan melahirkan

Permainan ibu hamil dan melahirkan – Berbagai cara dilakukan para calon ibu untuk menjalin ikatan batin dengan janinnya, termasuk mencari permainan ibu hamil dan melahirkan. Ya, bukan hanya asupan makan dan pemeriksaan berkala, jenis aktivitas yang Anda lakukan untuk menciptakan hubungan dengan sang jabang bayi perlu diperhatikan.

Anda tak perlu mencemaskan risiko yang ditimbulkan, karena jenis permainan untuk ibu yang sedang mengandung atau melahirkan terbilang aman. Bahkan sebagian di antaranya sering Anda lakukan dalam aktivitas sehari-hari, seperti yang disebutkan di bawah ini.

  1. Obrolan santai

Baik janin maupun bayi memang sama-sama belum memahami bahasa yang Anda gunakan, tetapi mereka dapat mengenali suara sang ibu yang mengandungnya. Berbagai sumber menyebutkan bila janin berusia 18 minggu sudah bisa mendengar suara. Manfaatkan peluang tersebut dengan mengobrolkan hal-hal menyenangkan sembari mengirim sugesti positif. Aktif berkomunikasi selama Anda hamil akan merangsang kecerdasan si Kecil sejak dalam kandungan.

  1. Membacakan dongeng

Sensitivitas pendengaran janin akan mengalami peningkatan dari minggu ke minggu. Tingkatkan jenis permainan Anda dari obrolan ke membacakan dongeng singkat. Selingi prosesnya dengan drama kecil sesuai karakter untuk menghidupkan cerita. Disitat dari Babble.com, sebuah studi membuktikan bayi dapat mengenali jalan cerita dari dongeng yang ibunya kisahkan selama mereka berada dalam rahim. Jadi, jangan sungkan untuk membacakan dongeng, ya.

  1. Menyimak musik dan bernyanyi

Anda yang gemar bernyanyi atau menyimak macam-macam genre lagu bisa memanfaatkannya untuk memperkuat ikatan dengan janin maupun bayi. Bahkan permainan sederhana ini sudah dikenal akan kemampuannya merangsang sang jabang bayi dalam kandungan. Klasik adalah genre yang sering kali direkomendasikan, tetapi Anda bisa memilih genre lain untuk permainan ibu hamil dan melahirkan. Ajak juga pasangan Anda untuk memilihkan musik yang sesuai.

  1. Bergerak aktif dengan menari

Si Kecil yang masih berada dalam kandungan nyatanya dapat merasakan emosi Anda. Oleh karena itu para calon ibu kerap dianjurkan untuk melakukan hal-hal yang menyenangkan hati sekaligus aktif, salah satu di antaranya adalah menari. Pilihlah jenis tarian yang sekiranya tak akan membahayakan tubuh dan kandungan, tetapi juga membuat otot-otot Anda lebih lentur. Dalam hal ini, konsultasikan dulu dengan dokter atau bidan untuk mendapatkan saran tepat.

  1. Berenang dan bermain air

Tidak banyak yang tahu bahwa air ternyata mempunyai efek menyenangkan sekaligus menenangkan bagi ibu dan bayi. Jadi sesekali tak ada salahnya berenang dengan mempraktikan gerakan aman untuk ibu hamil. Jika kurang memungkinkan, Anda dapat bermain air, misalnya dengan mencipratkan air ke arah perut. Kendati terhalang kulit dan air ketuban, permainan kecil tersebut disinyalir dirasakan janin dan bisa saja mereka memberikan respons.

  1. Mengikuti cahaya

Bukan hanya sentuhan, janin juga dapat merespons keberadaan cahaya. Mereka mulai menanggapinya saat memasuki minggu ke-27. Untuk meningkatkan sensitivitasnya terhadap cahaya, Anda bisa memulai dari permainan sederhana dengan mengarahkan senter pada perut. Matikan, lalu nyalakan berulang kali seolah-olah Anda sedang memberikan kode morse. Tak menutup kemungkinan Anda akan menerima respons balik dari si Kecil, terutama saat kandungan sudah memasuki trimester tiga.

Itulah enam jenis kegiatan sehari-hari yang aman dilakukan bagi Anda yang sedang mengandung maupun mengasuh bayi yang baru lahir. Sekali lagi, diskusikan dulu dengan bidan dan dokter terpercaya agar permainan ibu hamil dan melahirkan pilihan Anda berjalan lancar.

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: